Mengenal Ilmu Laduni

Ilmu Laduni adalah ilmu yang bermanfaat menjadikan pengamalnya pintar tanpa belajar. Meski demikian, Ilmu Laduni bukanlah jalan pintas bagi mereka yang ingin mendapatkan suatu pengetahuan secara instan.

Justru sebaliknya, Ilmu Laduni diperuntukkan bagi mereka yang bertekad mempelajari segala ilmu untuk kemudian dibagi dan dimanfaatkan bagi kepentingan banyak orang.

Seorang pemilik Ilmu Laduni diberkahi dengan kreativitas dan kemampuan yang tinggi dalam mempelajari suatu hal secara cepat dan menghubungkan pikirannya dengan pengetahuan yang maha luas meski lewat proses pembelajaran yang sangat minim sekalipun.

Hal ini berarti bahwa siapapun Anda yang berhasil menguasai Ilmu Laduni akan memiliki kesempatan lebih besar untuk sukses baik di dunia maupun di akhirat atas seizin Allah SWT.

Ilmu Laduni, atau yang juga kerap disebut sebagai Ilmu Mukasyafah adalah pengetahuan yang diperoleh seseorang dari Allah SWT. Dengan demikian Ilmu Laduni bukanlah ilmu hasil mempelajari suatu ilmu pengetahuan secara wajar, namun merupakan ilham yang diletakkan ke dalam jiwa orang mukmin yang bersih hatinya atas pilihan Allah SWT.

Kemampuan untuk menangkap dan memahami suatu perkara hanya dapat dimiliki dengan hati yang bersih dan tulus ikhlas, sebab hati yang bersih serta ikhlas dapat berkomunikasi dengan sumber segala ilmu, yaitu Allah Yang Maha Pemilik Ilmu.

Ilmu Laduni dapat dibagi menjadi dua, yakni Ilmu Wahbiy dan Ilmu Kasbiy.

Ilmu Wahbiy adalah ilmu yang diperoleh tanpa proses belajar. Termasuk dalam golongan ilmu ini adalah Ilmu Syariat dan Ilmu Makrifat (hakikat). Ilmu Syariat adalah ilmu tentang perintah dan larangan Allah yang harus disampaikan kepada para Nabi dan Rasul melalui jalan wahyu, baik secara langsung dari Allah maupun melalui Malaikat Jibril sebagai perantara.

Sedangkan Ilmu Makrifat adalah pengetahuan tentang segala sesuatu yang bersifat gaib melalui terbukanya tabir gaib atau melalui mimpi yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang mukmin dan bertaqwa.

Ilmu Makrifat dapat pula diartikan sebagai pengetahuan tentang rahasia hakikat agama, suatu pengetahuan ilahiah yang lebih tinggi dari ilmu yang bisa diperoleh manusia biasa umumnya.

Ilmu Kasbiy adalah ilmu yang didapatkan melalui proses belajar, seperti dari hasil membaca, menulis, mendengar, merangkum, meneliti, berpikir, sekolah dan lain sebagainya.

Dari sini dapat kita tarik kesimpulan bahwa Ilmu Laduni bukanlah semata-mata mendapatkan suatu keahlian tanpa pernah mempelajari keahlian tersebut sama sekali, melainkan kemudahan dan kelancaran dalam mempelajari sesuatu yang ingin kita pahami dan kuasai.

Meskipun memang, ada pemilik Ilmu Laduni yang berhasil menguasai suatu ilmu tanpa pernah melalui proses pembelajaran.

Dengan menguasai Ilmu Laduni, orang akan secara otomatis memiliki kemampuan untuk mempermudah proses belajar dan menerima pengetahuan dengan mata batinnya.

Sehingga pemilik Ilmu Laduni mempunyai pemahaman dan kepekaan tinggi untuk menangkap kejadian yang sedang atau akan terjadi serta mudah membaca/ menafsirkan sebuah ilham atau petunjuk langsung dari Allah SWT.

Maka tidak salah jika banyak orang menganggap bahwa salah satu manfaat utama Ilmu Laduni adalah agar manusia dapat menjaga dan mempersiapkan diri dari segala kemungkinan yang mungkin terjadi, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan di sekitarnya, serta sebagai ilmu pembuka berkah pada umumnya.

Jika kita lihat dari sisi kejiwaan, bersama amalan Ilmu Laduni akan muncul perasaan damai, senang, cinta, tenteram dan bahagia dalam hati seorang manusia. Ketenteraman batin dan rasa damai ini memungkinkan kita untuk berfikir dan bersikap bijaksana layaknya guru ilmu hikmah.

Bahkan jika diamalkan dengan kesadaran yang benar, bukan tidak mungkin seorang pengamal Ilmu Laduni akan memiliki kemampuan telepati untuk melihat dari jarak jauh tanpa perantara apapun serta kemampuan batin tingkat tinggi untuk membantu manusia lainnya.

Berbanding lurus dengan semakin tajamnya kemampuan kejiwaan dan mata batin seseorang, amalan Ilmu Laduni juga akan meningkatkan kualitas iman orang tersebut.

Insyaallah, ia akan terhindar dari dosa besar, terbebas dari hawa nafsu yang menjerumuskan diri dan semakin baik pula akhlaqnya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini semata-mata dikarenakan orang tersebut telah memiliki pemahaman yang benar akan ketentuan-ketentuan dan aturan agama yang dianutnya serta kesadaran untuk menempatkan diri dengan bijak diantara sesama manusia.

Beberapa kisah pemilik Ilmu Laduni

Sejak zaman Rasulullah sampai sekarang, ada banyak orang yang tercatat memiliki Ilmu Laduni semasa hidupnya. Jika Anda tertarik untuk mengamalkan Ilmu Laduni, maka alangkah baiknya Anda membaca beberapa kisah-kisah mereka yang telah memiliki Ilmu Laduni sebelum Anda. Diantaranya yang kami sampaikan adalah:

Abu Bakar Ash-Shiddiq. Tahukah Anda bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq menangis dan berduka ketika mendengar bahwa Islam telah disempurnakan?

Kedukaan ini dirasakan Abu Bakar sebab dialah yang pertama kali menyadari bahwa sempurnanya Islam berarti telah dekatnya masa perpisahan umat muslim dengan Rasulullah SAW.

Abu Bakar dianggap dapat melihat masa depan karena sejak jauh-jauh hari telah memahami perihal kembalinya Nabi Muhammad SAW ke hadirat Allah SWT. Abu Bakar juga secara tepat menyebutkan jenis kelamin anak perempuannya yang masih berada dalam kandungan.

Bukan hanya itu, Abu Bakar Ash-Shiddiq juga dikenal sebagai ahli tafsir mimpi. Salah satunya adalah mimpi Aisyah tentang tiga bulan sabit, mewakili tiga orang terbaik di muka bumi yang akan dikebumikan di kediamannya.

Umar bin Khattab. Pernah suatu ketika, Umar bin Khattab melihat pertempuran yang terjadi di daerah Nahawand, Teluk Persia. Padahal ketika itu Umar tengah berada di Madinah yang jauhnya ribuan kilometer dari medan perang tersebut.

Umar juga pernah memperingatkan seseorang yang baru saja dikenalnya tentang musibah kebakaran yang menimpa keluarga orang itu. Peringatan tersebut ternyata benar adanya.

Abdullah bin Abbas. Sepupu Nabi Muhammad SAW ini dikenal memiliki Ilmu Laduni atas kemampuannya melihat Malaikat Jibril dalam dua kesempatan, sementara orang lain yang saat itu juga sedang bersama Rasulullah tidak bisa melihatnya.

Abdullah bin Mas’ud. Ilmu Laduni yang dimiliki Abdullah bin Mas’ud adalah berupa keteguhan, keberanian dan kemauannya yang sekeras baja. Hal ini terbukti diantaranya ketika ia dengan lantang membaca Al Qur’an di tengah lingkungan orang-orang kafir Quraisy dan di tangannya pulalah Abu Jahal tewas dalam Perang Badar.

Syekh Abdul Qadir Jailani. Syekh Abdul Qadir Jailani pernah bertemu sejumlah ulama Irak yang semuanya melontarkan berbagai pertanyaan dan persoalan secara bersamaan.

Kemudian terpancarlah cahaya dari dadanya dan seketika itu dijawabnya seluruh pertanyaan tadi. Ulama-ulama Irak tersebut merasa heran atas kehebatan ilmu yang beliau miliki. Dari sinilah Syekh Abdul Qadir Jailani kemudian dipercaya memiliki Ilmu Laduni.

Sejumlah kisah tersebut merupakan bukti betapa istimewanya Ilmu Laduni. Maka untuk mempelajari ilmu spiritual yang istimewa ini Anda memerlukan bimbingan guru yang berpengalaman seperti Kang Masrukhan. Insyaallah, dengan bimbingan dan arahan beliau, keberhasilan akan menjadi milik Anda.

Saran kami, apapun manfaat yang Anda dapatkan setelah mengamalkan Ilmu Laduni, Anda tidak boleh menyombongkan diri dan bersikap takabur serta kufur nikmat.

Namun justru harus rendah hati, penyayang, bijaksana, peduli dan mau membantu sesama dengan segala manfaat yang telah Anda punya. Belajarlah untuk memiliki hati yang suci dan bersih serta pikiran yang tertata dengan benar.

Mari tata hati kita untuk mempelajari Ilmu Laduni. Dengan niat yang baik serta hati yang bersih dan suci, bukan tidak mungkin Ilmu Laduni yang agung ini akan meresap dalam diri Anda.

Amalkanlah sebaik mungkin, gunakanlah untuk tujuan kebaikan dan tetaplah mengamalkannya di jalan yang diridhoi Allah SWT. Apapun hasilnya, serahkan dan pasrahkan semua pada Allah SWT sebagai pemilik ilmu dan pengatur jiwa raga manusia. Yakinlah bahwa Allah memberikan hal terbaik serta merahmati kita semua. Amin.

Iingin mendapatkan Ilmu Laduni? Klik di sini